Minggu, 04 April 2021

Tujuan, Fungsi & Peranan Dakwah dalam Komunikasi Antarbudaya

 

Fenomena dan obyek dakwah sangat beragam, sehingga umat Islam dihadapkan pada berbagai tantangan kapanpun dan dimanapun. Melihat banyaknya jenis objek dakwah, dakwah pun memiliki strategi dakwah yang beragam. Begitu pula dengan budaya objek Dakwah juga sangat beragam.

Pengertian big tile lintas budaya pada hakikatnya merupakan upaya mewujudkan keimanan, yang tercermin dalam sistem kepercayaan kehidupan manusia di bidang sosial yang dilaksanakan secara berkala untuk mempengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku dan perilaku masyarakat baik antar individu maupun individu. jalan. Ranah sosial budaya dalam rangka mewujudkan semua aspek ajaran Islam melalui pemanfaatan kehidupan.[1]

Da'i harus mampu menyampaikan materi ke mad'u dengan jelas dan dapat diterima oleh mad'u. Karena bila da'i bisa memahami mad'u-nya, dia dianggap berhasil. Dalam komunikasi disebut komunikasi efektif. Untuk memenuhi persyaratan ini, Dai harus mampu memahami situasi mad'u. Disinilah pentingnya komunikasi lintas budaya, karena dengan memahami budaya yang ada maka dakwah dapat terlaksana dengan baik.

Komunikasi dan dakwah tidak bisa dipisahkan. Karena dakwah adalah salah satu jenis kegiatan komunikasi. Tapi lebih khusus lagi, ini tentang pertukaran Islam, penyebaran Islam, dan nasehat yang baik dan buruk. Dakwah dan komunikasi lintas budaya sangat dibutuhkan di sini. Memperhatikan keragaman budaya Indonesia, Dada dituntut untuk menjadi Dada yang profesional. Metode dakwah yang benar harus digunakan. Menurut status dakwah, konsekuensi dakwah sebagai variabel dan masalah kehidupan sosial sebagai variabel lainnya, keberadaan dakwah akan selalu dihubungkan dengan realitas sosial budaya yang ada di sekitarnya, demikian pula dengan keberadaan dakwah. Wah dalam masyarakat dapat dilihat dari fungsi dan perannya dalam mempengaruhi perubahan sosial, lahirlah masyarakat ideal baru (khoiru ummah). Pada hakikatnya dakwah adalah pendidikan masyarakat, dan pelaksanaannya tidak jauh berbeda dengan cita-cita pendidikan nasional. Tujuan yang ditetapkan oleh pendidikan nasional ini memandang moralitas agama sebagai bagian penting dari proses dakwah.

Dakwah antarbudaya merupakan proses dakwah yang memperhatikan keragaman budaya antara dai (tema dakwah) dan mad'u (objek dakwah) serta keragaman alasan penghambat interaksi lintas budaya. , Sehingga dapat menyampaikan pesan Dakwah dengan tetap menjaga situasi damai[2]. Dakwah lintas budaya adalah kajian tentang proses dakwah yang mengajak masyarakat untuk menyebarkan informasi tentang Islam dan tingkah laku keislaman berdasarkan konsep pembangunan sosial budaya. Inti dari dakwah antarbudaya adalah bagaimana kita menggunakan budaya sebagai bahan, metode, alat dan strategi dakwah sesuai dengan kondisi budaya budaya sasaran (mad'u). Karena setiap orang, setiap tempat, wilayah dan lingkungan memiliki kondisi sosial budaya yang berbeda. Karena itu, caranya juga berbeda. Penelitian dakwah lintas budaya melibatkan penelitian ilmiah dakwah, antara lain:

1.      Mengkaji dasar-dasar tentang adanya interaksi simbolik da’i dengan mad’u yang berbeda latar belakang budaya yang dimilikinya dalam perjalanan para da’i.

2.      Menelaah unsur-unsur dakwah dengan mempertimbangkan aspek budaya yang berhubungan dengan unsur para da’i, materi, metode, media, mad’u dan dimensi ruang dan waktu dalam keberlangsungan interaksi berbagai unsur dakwah.

3.      Mengkaji tentang karakteristik-karakteristik manusia baik posisinya yang menjadi da’i maupun yang menjadi mad’u melalui  kerangka metodologi dalam antropologi.

4.      Mengkaji tentang upaya-upaya dakwah yang dilakukan oleh masing-masing etnis.

5.      Mengkaji problem yang ditimbulkan oleh pertukaran antar budaya dan upaya-upaya solusi yang dilakukan dalam rangka mempertahankan eksistansi jati diri budaya masing-masing.

 

 



[1]  Rozi, Fachrur, 2007. “Kontroversi Dakwah Inklusif ”. Jurnal Ilmu Dakwah, Vol. 27, No. 1, Januari-Juni 2007

[2] Aripudin, Acep. 2012. Dakwah Antar Budaya, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DAKWAH MULTIKULTURAL DAN KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA

  SMALL BOOK DAKWAH MULTI KULTURAL DAN KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA Oleh : Husen   DAFTAR ISI Definisi dan Ruang Lingkup Dakwah Multik...